Puisi Untuk Sang Bulan
Ku ceritakan lagi kisah seorang gadis pada sang bulan
Bagaimana sunyinya bulan tanpa bintang?
Seperti apa resahnya bulan saat bintang menangis?
Aku berimajinasi seandainya aku adalah bintang
Yang selalu datang dan pergi bersama bulan
Selalu berada disamping bulan setiap malam
Tapi aku hanyalah mentari
Yang memberi cahaya pada bulan
Meski kami tak dapat bersama
Yaaa malam ini aku memohon pada mentari itu
Biarkan aku memimpikan bulan sedikit lebih lama
Memeluknya dengan erat dalam alam ilusiku
Menciumnya walau ku sadari itu tidaklah nyata.
Puisi By : wahyu aditya heryadi


Posting Komentar