Unknown
Terima kasih karena kau telah hadir,merubah semua persepsiku tentang keramaian, kau pernah bertanya apa yang aku lihat dari kesendirian bukankah sendiri itu menyebalkan, seperti kopi hitam tanpa gula hanya terisa hitam dan pahit,

Terima kasih atas jawabanmu bagaimana rasanya dicintai dengan tulus, apakah seperti pelangi yang melukis warna yang indah setelah hujan, namun hanya memberi keindahan sejenak, tapi kau memberi senyuman untuk jawaban itu

Seandainya aku bisa memutar waktu aku akan tetap menantimu dibawa hujan itu menunggu hadirnya pelangi yang mengajariku mewarnai setiap catatanku agar lebih indah, sayang tetaplah seperti ini hingga kelak kita bisa melukis warna yang indah disurga.
0 Responses

Posting Komentar