Aku, Kamu dan Hujan
Seoarang yang hingga kini tetap ku kenang
Bukan karena paras yang indah
Tapi karena dia mampu membuat angin hujan menjadi hangat
Kami selalu bersama menciptakan cerita bersama hujan
Meninggalkan tawa disetiap tetesnya
Membelah malam dengan bahagia
Hingga kami lupa bahwa waktu dan jarak iri melihatnya
Tapi kebersamaan itu seperti pelangi
Selalu indah setelah hujan datang
Bersama warna nya yang indah
Tapi pelangi tidak pernah abadi
Pelangi pergi membawa kebersamaan kami
Dan kini yang tersisa hanya kenangan disetiap hujan
Tak pernah ada lagi tawa canda ketika hujan datang
Takan pernah ada peluk yang menghangatkan
Dan tak ada pelangi indah setelah hujan
Kamu tau, disini aku bertanya pada hujan
Apakah hujan merindukan kebersamaan kita
Apakah kamu juga menangis bersama hujan saat mereka tiba
Aku masih mengenangmu dan hujan
Bagaimana aku bisa lupa?
Jika disetiap tetesnya masih ada kenangan kita yang terjatuh
Jika dibalik hujan masih ada tawa mu yang tersimpan
Maaf aku masih merindukanmu





